Showing posts with label Yamaha Mio. Show all posts
Showing posts with label Yamaha Mio. Show all posts

Beberapa permasalahan karburator Vakum dan penyebabnya

Sobat sekalian yang suka oprek atau suka servis motor sendiri dirumah, mungkin sudah hafal ya bahwa karbu type vacum kalau sudah berumur pastinya akan banyak kendala atau ketidak normalan seperti susah buat langsam, brebet bahkan sampai tenaganya ngempos, dan untuk mengatasi itu terkadang tidak mudah ataupun dalam sekali pembongkaran bisa langsung teratasi, terkadang harus berkali-kali bongkar pasang baru bisa beres. 

Pertama yang kadang terjadi yaitu mesin tidak bisa langsam, baik pada saat mesin baru dinyalakan maupun saat sudah buat jalan, bahkan ketika sudah berhenti dan mesin belum belum dimatikan rpm mesin justru lebih tinggi dari saat baru dinyalakan saat dingin, hal seperti ini biasanya karene terjadi kerusakan pada membran ACV ( Air Cut Valve ) sehingga mengakibatkan masuknya udara palsu ke ruang bakar. Hai ini sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan tentunya karena walaupun handle gas menutup motor masih mau jalan saat mesin sudah panas.

Kedua yang menjadi permasalahan terpenting yaitu mesin brebet dan tidak bertenaga, hal ini sebagian besar disebabkan oleh throtle valve yang tidak mau naik, throtle valve tidak mau naik disebabkan oleh beberapa hal seperti karet vacum yang bocor karena sobek sehingga kevacuman di ruang atas membran bocor dan throtle valve tidak mau naik, ataupun karet vacum yang sudah tidak lentur lagi sehingga pergerakan throtle valve menjadi tertahan sehingga antara bukaan gas / udara dan bensin yang masuk ke ruang bakar tidak seimbang dan mesin pun tidak maksimal dalam pembakaran.

mungkin kedua hal itu yang sering terjadi pada karburator type vacum atau Constant Velocity, untuk yang lainnya mungkin yang bisa mempengaruhi kerja dari karburator ini semisal jarum skep yang sudah aus, klep kupu-kupu yang sudah aus, saluran yang mampet dll

terimakasih sudah berkunjung ke blog saya ini..😎

Penggantian bearing komstir pada yamaha mio lama


Mengendarai sepeda motor tentunya gak nyaman kalau motor tidak dalam kondisi normal, misalnya komstir tidak stabil karena bearingnya sudah pada aus tentunya kendaraan jadi tidaknyaman terutama saat melalui jalan yang rusak banyak lobang maupun jalan yang bergelombang

Mengganti bearing komstir memang agak ribet kalau dikerjakan sendiri dirumah, lebih gampangnya ya dibawa saja kebengkel, tinggal duduk manis menunggu motor diperbaiki.

tapi kalau mau diperbaiki sendiri dirumah juga bisa saja kok, gak perlu pakai kunci atau alat khusus buat membongkar pasang bearingnya. Siapkan saja obeng dan kunci kunci standar seperti kunci , 10, 12, 14 mm. Siapkan juga ganjal bisa dari kayu untuk mengganjal mesin karena roda depan nantinya akan dilepas.


Pertama lakukan pembongkaran pada bagian tebeng depan motor, setelah tebeng depan terlepas bongkar bagian komstir dengan terlebih dahulu melepas bagian stang kemudi kemudian lepas mur besar pada komstir dengan menggunakan obeng bekas dan dipukul pakai martil dengan hati-hati agar mur tidak rusak. Lepas juga kabel spedo meter dan kaliper rem agar nanti mudah saat melepas roda dan juga komstirnya.

                  

Setelah komstir terlepas kemudian lepas bearing yang menempel pada rumah komstir secara hati-hati, lepas juga rumahan bearing ( liner ) yang terpasang di bagian bawah as komstir, dan ini adalah yang paling susah dibandingkan dengan melepas rumah bearing yang lain. Kemudian pasangkan bearing yang baru, berkebalikan dengan langkah pembongkaran tadi.



Perpak CVT sobek bikin part cvt cepat rusak


Sobat sekalian jangan pernah meremehkan fungsi gasket atau perpak pada blok cvt, meskipun terlihat sepele namun fungsinya cukup vital yaitu sebagai perapat blok cvt.

Gaset yang rusak biasanya dikarenakan pada saat pembongkaran tutup blok cvt gasket lengket pada salah satu permukaan blok dan saat ditarik maka akan menyebabkan gasket menjadi sobek.


Gasket yang sudah sobek apabila dipaksakan untuk dipasang kembali akan berakibat ruang cvt tidak rapat sehingga pada saat kendaraan melewati genangan air ataupun pada saat hujan air akan masuk ke dalam cvt melalui celah pada gasket yang sobek.


Lebih baik ganti gasket dengan yang baru agar komponen cvt tidak cepat rusak.

Ganti kulit jok motor sendiri


Sobat sekalian dimusim hujan seperti ini sangat mengesalkan apabila kulit jok motor yang sudah sobek terkena air hujan, pastinya air hujan akan tembus sampai ke busa dan saat kita duduki airnya akan membasahi celana kita.

Biar tidak tidak risih lagi mending kita ganti saja kulit joknya dengan yang baru, yang tidak mau repot tentunya tinggal bawa saja motor ketukang jok motor.
Namun bagi yang ingin repot repot sedikit bisa ganti kulit joknya sendiri dirumah, mudah kok alat yang dibutuhkan juga tidak banyak.

Belilah kulit jok setengah meter di toko yang jual kulit jok, kemudian siapkan staples tembak beserta isinya, gunting ukuran kecil atau sedang, obeng minus ukuran kecil, kunci pas 10 mm.

Langkah pengerjaannya pertama lepas jok motor dengan menggunakan kunci pas 10 mm, setalah jok terlepas kemudian congkel staplesan yang mengikat kulit jok yang memutar dipinggiran dengan obeng minus, setelah terlepas semua buka kulit jok.

Perhatikan kondisi busa jok apabila basah lebih baik keringkan dulu sebelum dipasang kulit jok yang baru.
Setelah yakin busa jok kering maka sekarang kita mulai untuk pemasangannya.

Pertama bentangkan kulit jok secara terbalik kemudian letakkan jok motor diatas kulit jok kemudian letakkan ujung kulit jok ke ujung plastik jok kemudian kunci dengan staples tembak 2 sampai 3 kali, tarik ujung bagian belakang kulit jok tempelkan sambil ditarik biar kulit jok tidak kendor kemudian staples lagi 2 sampai 3 kali, potong ujung kulit jok yang tidak terpakai dengan menggunakan gunting.

Kemudian tinggal staples pada bagian samping jok secara teratur dan seimbang antara kanan dan kiri sambil kulit jok ditarik agar kulit terpasang kencang dan setelah keliling jok sudah distaples semua kelebihan kulit jok tinggal dirapikan dengan menggunakan gunting.

Terakhir tinggal pasang jok pada sepeda motor dan selesai.

Bagaimana mudahkan? Semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi yang ingin ganti kulit jok sendiri, oh iya harga kulit jok setengah meter ditempatku Rp. 25.000 mungkin ditempat lain berbeda.

Cara memposisikan Piston pada titik mati atas (tma)Yamaha Mio

Sobat sekalian TMA (titik mati atas) yaitu suatu keadaan dimana piston dalam posisi pada ujung atas dari langkah kompresi piston. Posisi tma biasanya diperlukan kalau kita mau menyetel kerenggangan klep dan saat pemasangan rantai keteng/ kamprat.
Bagaimana caranya mengetahui kalau piston berada pada posisi TMA dan bagaimana cara menyetelnya?..

Pada yamaha mio cara mengetahui TMA yaitu dengan membuka penutup karet yang berada pada penutup magnet bagian atas kebelakang.

Untuk mengepaskan putar kipas pendingin yang berhubungan dengan crank as dengan menggunakan kunci sok 14 mm putar  dan lihat tanda HI pada magnet berada pada tanda segitiga pada blok mesin (dibuat sejajar) maka piston sudah dalam posisi top (tma).


Sekian semoga bermanfaat..

Cara mengganti v belt yamaha mio




Sobat sekalian, bagi sobat yang ingin mengganti v belt dan juga roller pada CVT skutik kesayangannya sendiri mungkin postingan saya ini bisa menjadi gambaran apa saja yang harus di persiapkan dan dilakukan nantinya. Dalam penggantian V belt dan roller biasanya sekalian dilakukan bersih bersih pada area CVT seperti kampas kopling sentrifugal dan pemberian grease pada pully sekunder atau bagian CVT yang aktif namun tidak boleh sampai mengenai V belt karena akan menyebabkan selip.

Adapun yang perlu kita persiapkan antara lain

  1.  Kunci T 8 mm
  2. Obeng (+) mata besar
  3. Obeng (+) mata kecil
  4. Kunci Sok 17 mm
  5. Kunci Sok 24 mm
  6. Stang Sok
  7. Tracker Pully CVT
  8. V-Belt CVT baru
  9. Roller baru
  10. Grease / Fat

Untuk langkah pengerjaannya yaitu :

Lepas Cover samping dan cover atas dengan melepas baut 8 mm dengan kunci T 8 mm dan dua buah baut dengan obeng (+) besar

Keluarkan bagian bagian dari elemen filter dari cover
Lepas baut pengikat cover filter dan klem air duct kemudian lepas cover filter
Lepas baut pengikat air duct dan lepas air duct
Lepas Seluruh baut pengikat crankcase cover atau tutup cvt dengan kunci T 8 kemudian buka Cover CVT
Setelah CVT terbuka kemudian tinggal melepas pully CVT bagian depan dengan menggunakan kunci sok 17 mm dan tracker pully sebagai penahan agar pully tidak berputar sehingga mur bisa dilepas

    Lepas mur dan ring penahan beserta Sheave primery fixed atau pully bagian luar dari pully penggerak / utama dengan menggunakan kunci sok 17 mm dan bila tidak punya tracker bisa dengan cara meletakan besi atau baut pada dimana ujungnya diletakan disirip bagian dalam dan ujung satu lagi di dinding atas dari blok CVT

    Lepas V belt dari pully secunder dan keluarkan 

    Lepas Primery sliding seave comp atau rumah roller beserta bagian lain kemudian bersihkan dari debu yang menempel dengan semprotan kompresor atau dengan menggunakan kuas ukuran 2".

    Tampak Roller dan rumahnya sangat kotor dengan kerak, bersihkan rumah roler dan ganti roller dengan yang baru

    Lepas tutup kopling sentrifugal dengan menggunakan kunci sok 24 mm beserta tracker CVT, berikut ini cara melepas tanpa menggunakan tracker, harus berhati hati karena alatnya tidak standar.



    Lepas pully secunder beserta kopling dari as gear box

    Lepas kampas kopling dari pully secunder dengan kunci kopling dan lakukan pembersihan kemudian diberi grease.

    Setelah semua part dibersihkan dan diberi grase kemudian lakukan pemasangan kembali dengan langkah kebalikan dari pembongkaran dan mengganti part dengan yang baru pada roller dan v belt. disini karena perpak sudah rusak jadi saya pasang belakangan.



    Sekian bila ada yang kurang akan saya update lagi..terimakasih.


    Cara Membersihkan dinamo stater mio..


    Sobat sekalian kali ini saya mau share pengalaman membersihkan dinamo stater mio, karena saya baru saja mengganti aki yang kondisinya sudah sangat lemah arusnya dengan aki yang baru, kalau misalnya dinamonya kerjanya tidak maksimal nanti akinya juga yang harus kerja keras karena harus distater berkali kali meain baru nyala gara gara putaran stater gak maksimal, kerusakan pada dinamo stater biasanya karena karbonnya habis sehingga kontak antara karbon dan cincin komutator kurang bagus (agak longgar), arus dari aki ke rotor nilai hambatannya menjadi besar.

    Melepas dinamo stater ini bisa dibilang ribet karena posisinya diatas mesin dan terhimpit oleh boks filter udara. Cara yang lama yaitu dengan melepas jok dan bagasi kemudian melepas box filter udara, maka akan tampak dengan jelas dinamo staternya.

    Cara lepasnya Biar cepet sobat bisa langsung melepas dua buah baud yang berada dibody dinamo stater dengan kunci 10 mm disalah satu baud terdapat kabel masa (-).  lepas kabel positif (+)aki dengan melepas soket yang ada di bawah bagasi dengan membuka tebeng tengah terlebih dahulu. Copot tutup dan filter udara hal ini akan membuat sedikit lebih leluasa karena box filter udara bisa diangkat keatas sedikit. Setelah baud terlepas tarik keluar dinamo secara perlahan dari dudukanya.

    Posisi Dinamo Stater Yamaha Mio
    Setelah dinamo terlepas, bongkar dinamo dengan melepas baut 8 mm sebanyak dua huah. Perhatikan tanda ngaris yang terdapat di body dinamo supaya pada saat pemasangan tidak terbalik. 




    Setelah dibuka maka akan terlihat rotor atau angker dinamo, cek cincin komutatornya, bersihkan dengan menggunakan amplas halus agar kotoran yang menempel terkelupas. 

    Armature / Angker dinamo Stater


    Cek kondisi karbon brush apakah masih bagus ( panjang ) atau sudah pendek, bersihkan dari debu yang menempel, biasanya banyak serpihan karbon yang menempel disekitar rumah karbon. Semprot dengan menggunakan angin kompesor biar benar benar bersih.

    Tutup dinamo / Rumah Carbon Brush
    Setelah semuanya kita bersihkan dan dan ganti komponen bila kondisinya sudah rusak atau aus, selanjutnya kita rangkai kembali seperti semula dan jangan lupa untuk posisi tutup, body dan dudukan karbon seperti pada posisi semula jangan sampai terbalik.


    Komponen Dinamo Stater
    Pasang kembali ke blok mesin, pasang baut dan kabel masa jangan sampai ketinggalan kemudian kencangkan dengan kunci 10 mm, pasang soket arus positif, kemudian lakukan pengetesan kalau sudah oke kemudian pasang tebeng dan filter udaranya. Sekian semoga bermanfaat ....

    Penyebab rem cakram macet dan solusi perbaikannya..

    Sobat sekalian rem pada sepeda motor merupakan salah satu peranti yang vital dimana fungsinya menghentikan atau mengurangi laju sepeda motor, bagaimana jika rem blong tentunya sangat berbahaya untuk keselamatan karena bisa menyebabkan kecelakaan. Selain rem blong ada juga rem gancet ( ngerem terus ) sehingga roda berat untuk berputar.


    Seperti yang terjadi pada yamaha mio milik saya yang sudah berumur sepuluh tahun lebih, salah satu problem yang dialami yaitu rem depan apabila dipakai mengerem piston/plunyer master rem tidak langsung kembali ke posisi sebelumnya atau posisi awal saat tidak ditekan tetapi masih berada ditengah seperti setengah mengerem, sehingga otomatis kaliper rem masih menekan kanvas rem dan roda tidak sepenuhnya bebas berputar. Apabila mau parkir dan ditarik mundur roda depan tidak mau berputar dan kalau maju terasa normal normal saja namun kalau sudah diajak jalan tarikan terasa berat, hal ini membuat mesin bekerja lebih berat dan mengakibatkan boros bensin dan kanvas rem pun cepat habis.

    Hal semacam ini biasanya disebabkan karena piston master dan kaliper banyak kerak dan kotoran bekas endapan oli rem, pernah saya membongkar kaliper rem depan mio ini, saya lepas semua dan ternyata oli rem yang berada didalam kaliper sudah berubah menjadi seperti lumpur dan tentunya akan membuat piston tidak bekerja dengan baik, solusinya kita bersihkan komponen dan ganti oli rem beserta seal piston kaliper dengan yang baru.

    Setelah beberapa bulan motor berjalan dengan normal baru baru ini timbul lagi gejala rem depan macet, untuk kali ini master rem yang minta jatah untuk diservis, setelah saya cek ternyata piston pada master rem sudah terkikis dan meninggalkan banyak kerak seperti bagian luar plunyer. Cukup ganti piston rem akan normal kembali.


    Sebelum membongkar sebaiknya kita siapkan dulu sparepart yang akan diganti agar proses pembongkaran dan pemasangan tidak terlalu lama, karena kalau bongkar dulu baru beli bisa menghabiskan waktu sampai setengah hari lebih juga untuk antisipasi kalau sparepart sedang kosong ditoko..diusahakan prediksi sparepart yang akan diganti benar benar akurat tidak hanya asal tebak saja. Repairkit master rem atau cylinder kit master ori dengan part number 5PO-W0041-00 saya tebus dengan harga 114.000 rupiah didealer resmi Yamaha, saya beli yang ori karena ini berhubungan dengan pengereman yang menyangkut aspek keselamatan jadi saya gak mau ambil resiko dengan membeli yang kw.









    Oli rem cukup beli yang botol kecil paling 8.000 atau 10.000 rupiah saja, Selain sparepart siapkan juga alat yang dibutuhkan seperti obeng(+) untuk membuka cover lampu dan tutup master rem, kunci pas atau kunci shok 12 untuk melepas baut selang rem, kunci nepel dan kunci L 5 untuk melepas master rem.
    lepas master rem dengan melapas klem dengan kunci L 5 mm, lepas baut hose ,lepas switch lampu rem Lepas tuas handle rem dengan kunci 10 mm.

    setelah terlepas kemudian bersihkan sisa oli yang ada di master rem dengan menggunakan air dan sabun biar lebih maksimal,

    berikutnya lepas piston mari master rem, buka ring pengunci dengan menggunakan tang snapring, tarik piston dengan menggunakan tang apabila piston sulit dikeluarkan. kemudian bersihkan bagian dalam master dari kerak yang menempel.

    Ini piston rem yang sudah berkerak bandingkan dengan yang baru ( ya jelas beda lah...)

    Setelah bersih berarti tinggal merakit kembali, pertama pasang piston yang baru ke master rem

    pasang ring pengunci dan karet seal penutup piston.

    Pasang kembali master rem di stang kemudi, pasang hose rem, handle rem, kemudian isikan minyak rem ke master rem.


    kemudian lakukan blending untuk membuang udara yang terjebak di saluran rem,




    tekan handle rem sampai mentok dan lepaskan, lakukan berulang dengan ritme agak cepat agar oli rem cepat masuk mengisi ruang pada hose rem dan kaliper rem, apabila sudah mulai ada tekanan pada handle rem, tahan handle rem dan kendorkan neple pembuangan oli pada kaliper, setelah oli dan udara keluar kencangkan kembali baud neple dan handle rem ditekan tekan lagi beberapa kali kemudian tahan, kendurkan lagi baut neple sampai oli keluar oli, kencangkan lagi baut neple, apabila handle rem sudah ada tekanan dan dirasa sudah berfungsi normal atau sudah tidak blong berati rem sudah oke. tinggal memasang tutup master dan switch lampu rem beserta komponen lain yang tadi dibongkar.

    Setelah semua komponen terpasang lakukan pengetesan dengan memaju mundurkan sepeda motor, perhatikan apakah roda masih berat untuk berputar atau sudah ringan alias normal, bila perlu lakukan test jalan keliling komplek rumah untuk memastikan rem sudah bekerja dengan baik.

    Mungkin itu saja yang bisa saya bagi tentang pengalaman saya bersama skutik mio yang sudah tidak muda lagi, dan banyak part yang sudah minta untuk diganti namun asal masih aman untuk berkendara dijalan umum saya rasa tidak masalah dan tentunya tidak membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain..sekian semoga bermanfaat...
     
             
    Gambar Komponen Master rem depan
    Powered by Blogger.